Islam Web

  1. Fatwa
  2. SIRAH (BIOGRAFI NABI)
  3. Dari Kelahiran Sampai Kenabian
  4. Garis Keturunan Nabi
Cari Fatwa

Nama yang Banyak Tidak Mesti Berarti Bahwa Pemiliknya Berbeda

Pertanyaan

Apa hukumnya jika seseorang menyebut "Abdullah"—ayahanda Nabi—dengan sebutan "Abdul Haq" misalnya, dengan alasan bahwa Al-Haq adalah Allah, dan semua kita tentunya adalah hamba bagi Al-Haq. Apakah ini berarti mencela nasab Nabi kita? Apa hukumnya jika seseorang mengucapkan hal itu, sementara ia tidak bermaksud mencela, tetapi maksudnya adalah Abdullah, ayahanda Nabi, yang telah disepakati oleh Umat sebagai ayahanda beliau. Apakah itu termasuk sebuah kekufuran—na`udzubillah—walaupun hati orang yang mengucapkannya tidak bermaksud mencela Nabi, bahkan sangat mencintai beliau?

Jawaban

Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabat beliau.

"Al-Haq" termasuk salah satu nama Allah—Subhanahu wa Ta`ala, dan tidak mengapa menyandarkan kata "`Abdu (hamba)" kepadanya sebagaimana telah kita maklumi. Kemudian pengubahan nama orangtua Nabi  may  Allaah  exalt  his  mention dari Abdullah menjadi Abdul Haq tidak menunjukkan celaan terhadap nasab, karena banyaknya nama tidak berarti bahwa pemiliknya berbeda, sehingga yang dimaksud dengan sebutan Abdul Haq adalah Abdullah itu sendiri, yang merupakan nama aslinya. Tetapi hal-hal semacam ini tidak ada perlunya dilakukan, dan menyibukkan diri dengan hal-hal yang lain adalah lebih utama dan lebih bermanfaat.

Wallahu a`lam.

Fatwa Terkait