Islam Web

Artikel

  1. Home
  2. Artikel
Anak-Anak

Metode Mendidik Anak (Bag. 6)

Cara-cara Keliru dalam Mendidik Anak Ada banyak metode keliru yang harus dihindari oleh para ibu ketika mendidik anak-anak mereka. Di antaranya: Diktator: Ibu atau ayah tidak boleh menghalangi keinginan alami anaknya, mencegahnya melakukan perilaku tertentu, atau mengharuskannya... Selengkapnya

Anak-Anak

Metode Mendidik Anak (Bag. 5)

Urgensi Perhatian dalam Mendidik Anak Banyak ibu yang melakukan kesalahan dengan meninggalkan anak-anak mereka bersama baby sitter atau orang lain yang menggantikan mereka dalam mendidik dan mengurus anak mereka. Ini sering terjadi pada para wanita karir yang menggeluti profesi tertentu,... Selengkapnya

Anak-Anak

Metode Mendidik Anak (Bag. 4)

Hukuman Pukulan: Para ahli pendidikan berkata, "Pengobatan paling terakhir adalah besi panas." Mereka membolehkan menggunakan pukulan sebagai hukuman untuk mendisiplinkan anak. Tapi mereka membolehkannya hanya pada batas-batas yang sangat sempit, dengan membuat syarat-syarat... Selengkapnya

Bagian Yang Dipilih:

Adab Islam

Anak-Anak

Muslim Idial

Artikel Baru

  • Metode Mendidik Anak (Bag. 6)

    Cara-cara Keliru dalam Mendidik Anak Ada banyak metode keliru yang harus dihindari oleh para ibu ketika mendidik anak-anak mereka. Di antaranya: Diktator: Ibu atau ayah tidak boleh menghalangi keinginan alami anaknya, mencegahnya melakukan perilaku tertentu, atau mengharuskannya berpendapat seperti pendapat mereka dengan menggunakan berbagai ancaman,.. Selengkapnya

  • Metode Mendidik Anak (Bag. 5)

    Urgensi Perhatian dalam Mendidik Anak Banyak ibu yang melakukan kesalahan dengan meninggalkan anak-anak mereka bersama baby sitter atau orang lain yang menggantikan mereka dalam mendidik dan mengurus anak mereka. Ini sering terjadi pada para wanita karir yang menggeluti profesi tertentu, sehingga meninggalkan buah hati mereka menjadi mangsa bagi berbagai.. Selengkapnya

  • Metode Mendidik Anak (Bag. 4)

    Hukuman Pukulan: Para ahli pendidikan berkata, "Pengobatan paling terakhir adalah besi panas." Mereka membolehkan menggunakan pukulan sebagai hukuman untuk mendisiplinkan anak. Tapi mereka membolehkannya hanya pada batas-batas yang sangat sempit, dengan membuat syarat-syarat yang ketat dalam penggunaannya, agar hukuman pukulan ini tidak keluar.. Selengkapnya

  • Metode Mendidik Anak (Bag. 3)

    Hukuman Memperlakukan anak dengan lemah lembut dan kasih sayang adalah prinsip dasar. Oleh karena itu, para pakar pendidik muslim melarang menggunakan kekerasan kecuali jika diperlukan, dan itu pun setelah menggunakan semua sarana pendidikan yang lain. Hukuman juga harus bersifat moderat, tidak melukai rasa kebanggaan anak sehingga ia menjadi tidak.. Selengkapnya

  • Metode Mendidik Anak (Bag. 2)

    Hukuman (Punishment) dan Penghargaan (Reward) Punishment and reward adalah prinsip ilahiah yang diterapkan oleh Allah terhadap hamba-hamba-Nya. Barang siapa di antara mereka yang mengikuti jalan kebenaran, Allah memberi mereka Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, dan mereka kekal di dalamnya. Allah—Subhânahu wata`âlâ—b.. Selengkapnya

  • Metode Mendidik Anak (Bag. 1)

    Anak-anak adalah buah hati kita. Bagaimana kita mendidik mereka secara benar, sehingga menjadikan mereka sebagai individu-individu yang baik serta bermanfaat bagi agama dan bangsa mereka? Tugas mendidik bukanlah tugas yang mudah, justru merupakan tugas yang sangat sulit dan berat bagi ayah dan ibu. Oleh karena itu, beberapa universitas di Barat membuka.. Selengkapnya

  • Tergesa-gesa (Bag. 2)

    Pada tulisan sebelumnya, kita telah membahas bahwa sifat tergesa-gesa ini adalah salah satu penyakit yang menjangkiti sebagian aktivis dakwah. Dalam artikel tersebut kita sudah menjelaskan maksud, bentuk, akibat dan beberapa faktor penyebabnya. Dalam tulisan ini, kita akan melanjutkan pembahasan seputar faktor penyebab ketergesa-gesaan, dan selanjutnya.. Selengkapnya

  • Tergesa-gesa (Bag. 1)

    Di antara sifat tercela yang ada pada sebagian aktivis dakwah yang harus dihindari dan dijauhi adalah sifat tergesa-gesa. Ketergesa-gesaan yang penulis maksud di sini adalah keinginan mengubah realita kaum muslimin saat ini dalam sekejap mata, bahkan lebih cepat lagi, tanpa memperhatikan konsekuensi dari tindakan yang dilakukannya, dan tanpa mempertimbangkan.. Selengkapnya

  • Apakah Engkau Menginginkan Keselamatan?

    Ketika turun firman Allah—Subhânahu wata`âlâ—(yang artinya): "Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat." [QS. Asy-Syu`arâ': 214], Nabi—Shallallâhu `alaihi wasallam—naik ke bukit Shafâ, lalu berseru, "Wahai Bani Ka'ab ibnu Lu'ay, selamatkanlah diri kalian.. Selengkapnya