Saya mendengar azan, tetapi saya tidak mengerjakan shalat pada waktunya. Setiap kali mendengarkan Al-Quran, saya berusaha menjauh darinya. Saya tidak bisa memutar radio untuk mendengar Al-Quran. Mohon bantuannya, semoga Allah merahmati Anda.
Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabat beliau.
Sungguh, maksiat mereupakan kegelapan di dalam hati. Jika hati telah gelap maka ia akan menjauhi segala kebaikan. Bahkan sampai pada taraf tidak senang ketika disebutkan nama Allah—Subhanahu wa Ta`ala—di dekatnya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam firman Allah (yang artinya): “Dan apabila hanya nama Allah saja disebut, kesallah hati orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan Akhirat; dan apabila nama sembahan-sembahan selain Allah yang disebut, tiba-tiba mereka bergirang hati.” [QS. Az-Zumar: 45].
Karena itu, kami menasihati Anda, saudara penanya, dengan hal-hal berikut:
Pertama: Hendaklah Anda menjauhi maksiat yang sekarang sering Anda lakukan, terutama yang paling besar adalah maksiat meninggalkan shalat. Anda harus memerangi dan mengalahkan hawa nafsu Anda, serta memaksanya untuk tunduk ke jalan Allah. Jika Anda melakukan hal itu, dan hati Anda jujur kepada Allah, sungguh Allah telah memberikan sebuah janji—dan janji Allah pasti benar—bahwa Dia akan memberi petunjuk kepada orang yang melawan nafsunya karena Tuhannya. Allah berfirman (yang artinya): “Dan orang-orang yang berjihad (memerangi hawa nafsunya) untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. Dan sungguh, Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” [QS. Al-`Ankabut: 69].
Kedua: Berusahalah untuk tinggal di lingkungan selain lingkungan yang biasa Anda gunakan untuk melakukan maksiat dan melakukan hal-hal yang sia-sia.
Ketiga: apabila Anda melihat diri Anda anti mendengarkan bacaan Al-Quran dan berusaha menjauhkan diri darinya maka hendaklah Anda memeriksakan diri kepada seorang yang shalih untuk dibacakan ruqyah. Karena barangkali Anda mengalami gangguan Syetan. Dan tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan menurunkan pula obatnya.
Wallahu a`lam.
Cari FatwaAnda dapat mencari fatwa melalui banyak pilihan
Fatwa