Segala puji bagi Allah, dan shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Rasulullah beserta keluarga dan para shahabat beliau.
Kisah pernikahan Nabi
dengan Khadijah
sudah populer di dalam kitab-kitab Sirah dan sejarah. Di antaranya adalah yang disebutkan oleh Al-Hâfiz Ibnu Hajar di dalam kitabnya, Al-Ishâbah, bahwa Sayyidah Khadijah
adalah seorang perempuan yang sangat terhormat dan cantik di suku Quraisy, dan Nabi
pernah berangkat membawa harta perniagaan Khadijah ke pasar Bushra, lalu beliau mendapatkan keuntungan berlipat dibandingkan yang didapatkan oleh para pedagang lain.
Nafîsah, saudara perempuan Ya`la ibnu Umayyah berkata, "Khadijah mengirimku kepada Rasulullah untuk menawarkan kepada beliau apakah mau menikahinya, dan beliau pun menerimanya, dan kemudian menikahinya. Saat itu, beliau berumur 25 tahun. Yang menikahkan Khadijah (dengan beliau) adalah pamannya, `Amr, karena ayahnya telah meninggal dunia di zaman Jahiliah. Ketika Rasulullah
menikahinya, Khadijah adalah seorang janda yang telah berumur 40 tahun. Setiap orang terpandang di Suku Quraisy berharap dapat menikahinya, namun ia memilih menikah dengan Rasulullah
sehingga dengan itu, ia pun mendapatkan kebaikan dunia dan Akhirat."
Wallahu a`lam.